Selamat datang di Blog Buruh FSBDSI - Tapal Batas

Pejuang Tanpa Tanda Jasa





Assalamu’alaikum wr.wb.
Puji syukur kita panjakan kehadirat Allah swt karena sampai saat ini kita masih diberikan kenikmatan hidup dan kebersamaan yang luar biasa sehingga sampai saat ini kita masih diberikan kebersamaan untuk melanjutkan perjuangan yang sangat mulia ini.
Rahmat serta salam kita panjatkan kepada junjungan besar nabi Muhamad saw  sebagai suri teladan buat kita semua khususnya dalam memperjuangkan kebajikan dijalan Allah SWT.

Kawan-kawan seperjuangan sudah hampir 8 (delapan) bulan kita berjuang untuk mempertahankan dan memperjuangkan hak-hak para pekerja/buruh di PT. Sungintex / Sioen Indonesia dimana PT. Sungintex / Sieon Indonesia selama ± 20 tahun pekerja/buruh tidak mendapatkan hak-haknya sebagimana telah di atur dalam undang-undang ketenagakerjaan Republik Indonesia nomor 13 tahun 2003. Darisitulah kita berjuang agar seluruh pekerja/buruh di PT. Sungintex / Sioen Indonesia mendapatkan hak-hak pekerjanya sesuai ketentuan yang ada. Karena kita sadar bahwa pekerja/buruh di indonesia harus mempunyai harkat martabat sebagai mana manusia yang mempunya budipekerti dan harga diri yang tidak bisa dinilai dengan nominal uang.
Kawan-kawan senasib seperjuangan sosok buruh di Indonesia merupakan masyarakat yang berjasa dalam perkembangan pembangunan bangsa dan negara. Tuntutan terjadi karena adanya kebijakan yang tidak sesuai dengan pengabdian yang telah diberikan. Apalagi user dan Pemerintah melihat buruh adalah kaum marjinal. Persoalan mendasar para buruh terkait dengan perhatian Pemerintah yang separo hati dan tidak menciptakan regulasi terbaik bagi kaum buruh. Juga perlakuan majikan/investor yang cenderung menguntungkan diri sendiri tanpa memperhatikan reward dan hak-hak yang hakiki kaum buruh. Pemerintah harus berani mengambil langkah besar, Siap dan berani untuk mengabulkan semua aspirasi buruh, sehingga buruh benar-benar sejahtera, Jika para investor keberatan dan tidak berani ambil risiko sehingga membuat mereka hengkang, maka Pemerintah harus sanggup mengambil-alih.
Solusinya adalah membuat regulasi terbaik bagi kaum buruh dan majikan/investor dengan Pemerintah sebagi fasilitator regulasi tersebut,Sesuaikan tingkat kebutuhan hidup berdasarkan kondisi ekonomi sekarang ini, Taraf sejahtera yang diharapkan kaum buruh adalah adanya rewardyang bagus sesuai kinerja mereka.
Buruh itu pahlawan bagi dirinya sendiri dan keluarga mereka. Persoalan mendasar sebenarnya ada pada Pemerintah, karena Pemerintah gagal mencetak generasi-genarasi yang kreatif dan mandiri. Ini terbukti dari lulusan-lulusan sekolah yang siap untuk bekerja, bukan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Kawan-kawan seperjuangan kita sudah melewati berbagai rintangan, berbagai halangan, berbagai cobaan dan ujian dalam perjuangan sampai saat ini, kebersamaan dalam perjuangan masih kita rasakan bersama, pahit manis dalam perjungan masih kita rasakan dan takan pernah terlupakan sampai kita bisa berkumpul kembali dan semua akan menjadi sejarah baru dalam hidup kita, sejarah baru dalam perjalan kaum buruh yang telah di marjinalkan oleh para penguasa dimana sampai detik ini belum ada keadilan yang berpihak kepada kaum pekerja/buruh karena sekarang ini dunia perburuhan sudah dikuasai oleh para kaum kafitalis yang tujuannya selain mencari keuntungan pribadi merekapun berusaha untuk menguasai dunia ini, sehingga dunia bisa digenggam oleh para kaum kafitalis.

Kawan-kawan seperjuangan sungguh miris dimana perjuangan ini begitu banyaknya pengorbanan yang harus kita korbankan tapi itu semua bukan sebuah ukuran untuk kita mundur dalam menegakan kebenaran karena mustahil perjuangan tanpa pengorbanan. Kini saatnya kita memasuki penentuan dimana sidang kali ini Keputusan dari Majelis Hakim, kita bukan untuk mencari keadilan kita disini hanya mencari kebenaran untuk mendapatkan hak-hak hakiki kita sebagai pekerja. Menang dalam kalah dalam Putusan kita akan terima, menang dalam Putusan kita tidak akan Jumawa kita kembalikan semua kepada yang mempunya keadilan sesunggunhnya yaitu Allah SWT.



TTD

AMN-Boeroeh Sungintex/Sioen Indonesia
Doc.23 Mei 2014
 
Support : IT DEV | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Teknisi Panggilan - All Rights Reserved
Template Created by Website Buruh Modify by Deda Priatna
Proudly powered by Blogger